100%
Daerah Tertinggal
Jakarta, Co Working Space Bapenas – Direktorat PPSP menghadiri Kegiatan OGWeek 2026 pada tanggal 18 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan mendorong pemanfaatan dan penguatan data berbasis lapangan sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan program air bersih, membagikan hasil temuan data lapangan dari platform mengalir.co terkait kondisi akses air bersih di desa-desa di NTT, hingga memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dalam peningkatan layanan air bersih di desa.
Akses air minum yang aman dan terjangkau di Daerah Tertinggal, khususnya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menjadi tantangan besar dengan lebih dari 65,59% rumah tangga yang belum terlayani berdasarkan data Podes 2024. Persoalan utama di lapangan bukan lagi sekadar membangun infrastruktur fisik baru, melainkan adanya gap yang lebar dengan kesiapan kelembagaan lokal.
Turut hadir sebagai salah satu panelis, Dr. Nanang Somantri, S.Sos., M.Si., menyebutkan sumber pendanaan untuk pengelolaan air bersih berkelanjutan dapat memanfaatkan alokasi Dana Desa, namun kelembagaan seperti komite air atau pengelola air bersih berkelanjutan perlu dikembangkan menjadi unit usaha atau mitra BUMDes karena secara regulasi, BUMDes memiliki akses terhadap penyertaan modal dari Dana Desa.
Kehadiran platform mengalir.co, yang saat ini telah mencakup wilayah NTT dan mengunggah data dari 1.725 desa, hadir sebagai solusi atas lambatnya pembaruan data makro yang selama ini dihadapi oleh platform konvensional seperti MIS PAMSIMAS milik World Bank. Platform mengalir.co tidak berfungsi untuk menggantikan data resmi milik pemerintah daerah, melainkan bertindak sebagai alat verifikasi dinamis (real-time ground check) tingkat tapak yang memperkaya informasi dari Dinas PUPR, BPS, dan Bapperida.
Kegiatan yang ditutup dengan Focus Group Discussion (FGD) ini sangat tepat untuk mengunci seluruh gagasan yang berkembang selama pertemuan. Melalui forum ini, seluruh peserta dapat memberikan masukan (insight) berbasis data aktual lapangan dari platform mengalir.co sekaligus menyepakati komitmen pembagian peran secara tertulis. Hasil akhir dari FGD ini nantinya akan menjadi dasar perumusan peta jalan (roadmap) kolaborasi.