100%
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) serta perusahaan peserta CSR dan PDB Awards 2026 memperluas kolaborasi melalui program desa binaan. Menurut Mendes PDT, kolaborasi itu diharapkan mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong kemajuan dan kemandirian desa di seluruh Indonesia. Ajakan tersebut disampaikan dalam silaturahmi dan diskusi tentang pembangunan desa di Amanaia Satrio, Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Kemendes PDT menegaskan bahwa kolaborasi mesti berjalan konkret. Mendes Yandri berharap tidak ada lagi desa tanpa sumber air minum, tanpa MCK, tanpa tempat ibadah yang layak, atau dengan jalan dan jembatan yang tidak layak. “Seberapa pun sumbangsihnya tentu kami harapkan dan akan kami maksimalkan. Kita keroyokan agar desa-desa di Indonesia tidak ada lagi yang tidak punya sumber air minum,” tuturnya. Ia menilai keberhasilan pembangunan desa bukan hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup, terpenuhinya kebutuhan dasar, dan kemampuan masyarakat menciptakan penghidupan berkelanjutan.
Mendes PDT menyebut kontribusi perusahaan akan memperbesar pemanfaatan potensi desa, baik berupa desa wisata maupun produk yang bisa didistribusikan hingga tingkat internasional. Fokus tambahan diarahkan pada penyediaan air bersih, pemenuhan MCK, dan jembatan desa. Sejumlah perusahaan, seperti Kaltim Nitrate Indonesia, PLN Nusantara Power Cirata, Pertamina Gas Negara, Sumber Daya Arindo, Multi Harapan Utama, PLN Jawa Timur, PLN Unit Pemeliharaan, dan Pertamina Hulu Energi, menyatakan siap terlibat langsung melalui konsep gotong royong. “Sekecil apa pun bantuan pasti sangat bermakna untuk masyarakat desa,” tegas Mendes Yandri.