100%
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mendatangi Kantor iNews Media Group di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026). Ia menilai media bukan sekadar pelengkap, melainkan salah satu pihak dalam kolaborasi octahelix yang sedang digencarkan Kemendes PDT. Karena itu, Kemendes PDT merasa perlu menggandeng iNews Media Group agar program-programnya terpublikasi dengan baik dan sampai ke masyarakat. Menurut Mendes Yandri, media punya posisi strategis karena bisa membantu menyadur, menyalurkan, dan menjadi pedoman berita yang benar di tengah ramainya informasi.
Mendes PDT menjelaskan, program yang ingin disampaikan mencakup 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia, mulai dari BUM Desa, Koperasi Desa Merah Putih, Desa Ekspor, Desa Tematik, Desa Wisata, Pemuda Pelopor Desa, sampai Desa Bebas Narkoba. Ia juga menyoroti hiruk-pikuk media sosial yang membuat masyarakat perlu rujukan informasi yang lebih terpercaya. Dalam kunjungan itu, Mendes Yandri didampingi Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Tabrani, Kepala Badan Pengembangan SDM Agustomi Masik, serta Kepala Badan Pengembangan Informasi Mulyadin Malik. Kehadiran jajaran tersebut menunjukkan bahwa kerja sama dengan media tidak berdiri sendiri, tetapi bagian dari upaya Kemendes PDT memperkuat publikasi dan literasi informasi desa.
Terkait Desa Tematik, Mendes Yandri menyebut Desa 1.000 Anggur sebagai salah satu contoh, di samping desa ayam petelur, ikan lele, jagung, dan lainnya. Program ini sudah berjalan di Desa Merak Batin, Lampung Selatan, dan akan direplikasi ke desa lain. Targetnya, desa anggur menjadi daya tarik wisata sekaligus pemasok bahan baku Makan Bergizi Gratis. Dari pihak iNews Media Group, Wakil Direktur Utama & Direktur Pemberitaan Syafril Nasution menyambut baik kerja sama ini dan menilai Kemendes PDT strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui kemajuan desa. Baginya, kalau desa-desa mampu melampaui target pembangunan, capaian Indonesia Emas itu tidak lagi sulit dibantah.
foto : Humas Kemedesa PDT