100%
Sekjen
JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Taufik Madjid memimpin Rapat Koordinasi Teknis Pelaksanaan Hari Desa Nasional (HDN) 2027 di Ruang Rapat Eksekutif Kemendes PDT, Gedung Utama Lantai 2, Jakarta, Rabu (28/10/2026). Rapat yang turut dihadiri Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto tersebut membahas kesiapan Liga Desa, berbagai perlombaan nasional, serta koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan asosiasi desa guna memastikan rangkaian HDN 2027 berjalan terarah, melibatkan masyarakat, dan memberikan dampak terhadap perekonomian desa.

Peringatan HDN 2027 yang mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia” akan dipusatkan di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dengan puncak kegiatan dijadwalkan pada 16 Januari 2027. Rangkaian kegiatan disiapkan melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, asosiasi desa, dan berbagai pemangku kepentingan.
Salah satu agenda utama yang dimatangkan adalah Liga Desa, yang diproyeksikan menjadi ikon HDN 2027. Kompetisi sepak bola antardesa tersebut dirancang mencakup 23.247 desa dalam 16 zona pertandingan di berbagai wilayah Indonesia.
Liga Desa telah diluncurkan pada 10 Oktober 2026 di Kabupaten Bandung Barat. Pertandingan tingkat kecamatan dijadwalkan berlangsung pada November, dilanjutkan pertandingan antarzona pada Desember, hingga babak penentuan juara yang akan diselenggarakan di Mojokerto pada Januari 2027.
Kompetisi tersebut tidak hanya diarahkan untuk mengembangkan potensi olahraga masyarakat, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku UMKM, penyedia jasa, dan masyarakat di sekitar lokasi pertandingan.
Selain Liga Desa, Kemendes PDT mematangkan berbagai perlombaan yang menampilkan inovasi, kreativitas, dan potensi unggulan desa. Di antaranya Festival Duta Desa Gen Z yang telah menjaring sekitar 1.500 peserta, Lomba Desa Wisata Nusantara, Lomba BUM Desa, Desa Ekspor, inovasi ketahanan pangan, serta inovasi desa ramah perempuan, peduli anak, dan pendidikan.
Rangkaian kegiatan juga mencakup Festival Film Desa, turnamen e-sport, lomba YouTuber Desa, Desa Digital, website desa, Pemuda Pelopor Desa, serta penghargaan bagi desa yang memiliki praktik baik dalam perlindungan pekerja migran Indonesia.
Dalam rapat tersebut, kesiapan teknis setiap kegiatan menjadi perhatian, mulai dari penyusunan kriteria penilaian, jadwal pelaksanaan, kebutuhan pendanaan, dukungan sponsor, hingga koordinasi pengamanan. Penguatan komunikasi antarpihak diperlukan agar pelaksanaan kegiatan di daerah dapat berjalan sesuai tahapan yang direncanakan.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto turut memaparkan kesiapan sebagai tuan rumah, termasuk penyelenggaraan kegiatan olahraga, festival budaya, pameran produk unggulan UMKM, dan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat.
Memasuki Januari 2027, rangkaian HDN akan diisi Gerakan Bakti Desa, temu bisnis dan forum investasi desa, bakti sosial, pameran inovasi dan potensi unggulan desa, serta karnaval budaya. Kegiatan tersebut diharapkan memperluas promosi produk desa sekaligus membuka peluang kemitraan usaha.
Pada puncak peringatan 16 Januari 2027 di Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, direncanakan penyerahan penghargaan bagi para pemenang perlombaan serta pertunjukan tari kolosal Majapahit.
Sebagai tindak lanjut rapat, Sekjen Taufik Madjid juga mengarahkan pengembangan microsite khusus HDN 2027 untuk mendukung penyebarluasan informasi kegiatan kepada masyarakat.
Melalui persiapan yang terkoordinasi, Kemendes PDT mendorong agar HDN 2027 tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga momentum memperkuat partisipasi masyarakat, memperkenalkan inovasi desa, dan menggerakkan perekonomian lokal.
Semangat tersebut sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
***
Teks: Ofa.
Foto: Angga, Fira.