100%
Berita Umum
Jakarta – Peringatan Hari Angkutan Nasional setiap 24 April menjadi momentum penting untuk menyoroti perkembangan sektor transportasi di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan transportasi umum menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, mencerminkan perbaikan layanan dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap mobilitas yang efisien dan ramah lingkungan.
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, lonjakan penggunaan transportasi umum terlihat jelas pada periode Angkutan Lebaran 2024. Pada H-5 Lebaran, jumlah penumpang mencapai 1.009.031 orang, meningkat 26,37% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 798.466 orang. Tren ini berlanjut hingga arus balik, di mana pada H+4 Lebaran tercatat 1.283.557 penumpang naik 31,74% dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025, Kementerian Perhubungan mencatat total 17,18 juta penumpang angkutan umum,mmeningkat 5,07% dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 16,35 juta penumpang. Data ini menunjukkan bahwa transportasi umum semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan jarak jauh maupun mobilitas harian.
Di sisi lain, Indonesia juga mencatat kemajuan signifikan melalui kehadiran Kereta Cepat Jakarta–Bandung sebagai simbol modernisasi transportasi nasional. Moda transportasi ini mampu memangkas waktu tempuh Jakarta–Bandung menjadi sekitar 40 menit, sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah dan membuka peluang ekonomi baru di kawasan sekitarnya.
Melalui momentum Hari Angkutan Nasional, pemerintah dan masyarakat diharapkan terus mendorong penggunaan transportasi umum sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin modern dan terintegrasi, transportasi nasional diharapkan mampu menjadi tulang punggung mobilitas yang efisien, aman, dan berdaya saing di masa depan.