100%
Berita Umum
Berkas yang disematkan
Jakarta (27/4) – Diskusi bersama perwakilan Food and Agriculture Organization (FAO), yakni Anna Rappazzo dan Dubravka Bojic (FAO HQ Roma), Ageng Herianto (Asisten FAO Representative Program), serta Yusmanetti Sari (Food System Specialist), membahas usulan pelatihan sistem pangan bagi jajaran Eselon I, II, dan III yang akan dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Pertemuan ini juga menyoroti penguatan kolaborasi serta finalisasi arah pelatihan guna mendukung pengambilan kebijakan yang lebih terintegrasi di tingkat pimpinan.
Pelatihan difokuskan pada transformasi agrifood systems untuk membangun kesamaan visi dan meningkatkan kapasitas pimpinan dalam merumuskan kebijakan pangan yang terintegrasi dan berorientasi pada pemenuhan pangan bergizi. Materi meliputi konsep sistem pangan, penguatan tata kelola, serta kolaborasi lintas sektor. Peserta juga akan mengikuti sesi interaktif untuk memetakan permasalahan, pemangku kepentingan, dan mekanisme kolaborasi, dengan fokus pada ketahanan pangan desa, hilirisasi produk unggulan, peran pemuda, serta pengembangan desa tangguh terhadap perubahan iklim dan bencana.
.
Pelatihan ini dilengkapi dengan simulasi, penyusunan rencana aksi, serta pemanfaatan data untuk mendukung perencanaan dan pemantauan. Dalam mendukung penguatan kapasitas tersebut, LAN memiliki program Recognition of Prior Learning (RPL) bagi pejabat JPT Madya untuk mengakui pengalaman sekaligus memperkuat kompetensi manajerial dan kepemimpinan kolaboratif dalam menghadapi isu strategis nasional, termasuk sistem pangan.
FAO menyambut baik inisiatif ini. Sementara itu, LAN menekankan pentingnya keberlanjutan melalui pengembangan center of excellence serta integrasi materi ke dalam Learning Management System (LMS) yang dimiliki oleh LAN